Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nurul Husna Jember mengirimkan empat perwakilan untuk mengikuti Coaching Clinic Sumber Daya Manusia (SDM) Kesejahteraan Sosial yang diselenggarakan Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.
Kegiatan tersebut berlangsung di LKSA Budi Mulya, Banyuwangi, selama tiga hari, Ahad hingga Selasa (26–28 Januari 2025). Kegiatan diikuti sekitar 70 peserta yang berasal dari MPKS PDM dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur serta Bali.
Dalam pembukaan kegiatan, Ketua PDM Banyuwangi, Dr. Muhlis, menyampaikan pentingnya keberadaan lembaga kesejahteraan sosial dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengajak para pengelola LKS untuk terus memiliki semangat pantang menyerah dalam memberikan pelayanan terbaik.
LKSA Nurul Husna Jember turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan Khoirul Anam, Muhammad Hilmi Fauzan, Wildan Maulana Ahmad, dan Muhammad Farhan Mahbuby A.R.
Keempat peserta mengikuti bidang pelatihan yang berbeda. Khoirul Anam dan Muhammad Hilmi Fauzan mengikuti materi mengenai manajemen keuangan dan organisasi. Sementara Wildan Maulana Ahmad dan Muhammad Farhan Mahbuby A.R. mengikuti pelatihan terkait asesmen.
Tingkatkan Kemampuan Pengelolaan Lembaga
Keikutsertaan dalam coaching clinic ini menjadi bagian dari upaya LKSA Nurul Husna Jember meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya, terutama dalam bidang pengelolaan keuangan, organisasi, serta asesmen anak.
Melalui materi manajemen keuangan, peserta mendapatkan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam penyusunan anggaran program, pengamanan aset lembaga, pengembangan inovasi pengelolaan keuangan, hingga upaya mencari sumber pendanaan alternatif.
Sementara pelatihan asesmen diarahkan agar pengelola LKS mampu melakukan proses asesmen terhadap anak secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.
Dengan peningkatan kemampuan tersebut, program pelayanan yang dijalankan LKSA diharapkan dapat menjadi lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran.
Penguatan Asesmen dan Manajemen Organisasi
Dalam kegiatan tersebut, materi teknis asesmen disampaikan oleh Fadly Yulianto dan Budiati. Sementara materi manajemen organisasi diberikan oleh Himawan Sutanto, Luluk Dwi Kumalasari, dan Nurul Huda.
Para pemateri menekankan bahwa kemampuan melakukan asesmen secara efektif serta pengelolaan organisasi yang baik merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan lembaga kesejahteraan sosial.
Ketua MPKS PWM Jawa Timur, Drs. Hudi Nurwulan, MM., juga menegaskan pentingnya membangun lembaga kesejahteraan sosial yang dikelola secara profesional, inklusif, dan mandiri.
Diharapkan Berdampak pada Kualitas Pelayanan
Kegiatan Coaching Clinic diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta selama pelatihan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara langsung dalam pengelolaan lembaga masing-masing.
Bagi LKSA Nurul Husna Jember, pengalaman tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kualitas SDM dan meningkatkan tata kelola lembaga.
Dengan pengelolaan yang semakin baik, LKSA diharapkan mampu memberikan pelayanan sosial yang lebih berkualitas kepada anak-anak serta masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan MPKS PWM Jawa Timur tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perkembangan lembaga kesejahteraan sosial, khususnya di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur dan Bali.
Sumber: https://pwmu.co/lksa-nurul-husna-jember-ikuti-coaching-clinic-sdm-kesos-mpks-pwm-jawa-timur/