JEMBER -Terpilihnya Dr. Arin Setiyowati, S.H.I., M.A., sebagai Ketua Umum Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur periode 2026–2030 membawa harapan baru bagi penguatan gerakan perempuan muda Muhammadiyah. Momentum ini turut disambut dengan penuh apresiasi oleh keluarga besar Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (Muhammadiyah Children Center) Nurul Husna Jember.
Melalui ucapan selamat yang disampaikan secara kelembagaan, LKSA Nurul Husna Jember menaruh harapan agar kepemimpinan baru Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur semakin memperkuat keberpihakan terhadap isu-isu sosial, khususnya pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga, dan perlindungan hak-hak anak.
Dr. Arin Setiyowati, yang juga merupakan dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), terpilih dalam Musyawarah Wilayah (Musywil) XIII Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Ponorogo pada 16–18 Oktober 2026.
Dalam proses pemilihan formatur, Arin memperoleh suara tertinggi sebanyak 356 suara. Melalui musyawarah sebelas formatur terpilih, ia kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua PWNA Jawa Timur periode 2026–2030. Keputusan tersebut disahkan dalam Sidang Pleno VI pada Ahad (18/10/2026).
Harapan Nurul Husna: Gerakan Perempuan yang Berpihak pada Anak
Bagi LKSA Nurul Husna Jember, pergantian kepemimpinan organisasi perempuan muda Muhammadiyah bukan sekadar proses regenerasi struktural, tetapi juga momentum memperluas gerakan sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Sebagai lembaga yang bergerak dalam pelayanan kesejahteraan sosial anak melalui pendekatan pengasuhan berbasis keluarga, LKSA Nurul Husna Jember memandang perempuan dan keluarga memiliki peran strategis dalam membangun lingkungan pengasuhan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.
Kepemimpinan Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur diharapkan mampu memperluas ruang kolaborasi antara organisasi perempuan muda dan Amal Usaha Muhammadiyah bidang sosial (AUMSOS), khususnya dalam penguatan kapasitas keluarga, edukasi pengasuhan positif, pencegahan kekerasan terhadap anak, serta pemberdayaan perempuan sebagai penggerak kesejahteraan keluarga.
Harapan tersebut sejalan dengan komitmen LKSA Nurul Husna Jember untuk terus mengembangkan pelayanan sosial yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar anak, tetapi juga memperhatikan aspek psikososial, pendidikan, perlindungan, dan keberlanjutan pengasuhan dalam lingkungan keluarga.
Membangun Kolaborasi untuk Generasi Berkemajuan
LKSA Nurul Husna Jember juga berharap kepemimpinan Dr. Arin Setiyowati dapat membuka ruang sinergi yang lebih luas antara Nasyiatul Aisyiyah, lembaga pendidikan, organisasi sosial, dan masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan kesejahteraan perempuan dan anak.
Di tengah kompleksitas persoalan sosial, mulai dari kekerasan terhadap anak, kerentanan ekonomi keluarga, hingga tantangan pengasuhan pada era digital, kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan yang semakin mendesak.
Gerakan perempuan muda Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari solusi melalui penguatan literasi keluarga, pendampingan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, serta advokasi perlindungan perempuan dan anak.
Semangat tersebut memiliki titik temu dengan visi kepemimpinan Arin yang menempatkan Nasyiatul Aisyiyah sebagai rumah gerakan perempuan muda berkemajuan yang sehat, tanggap, berdaulat, dan berdiaspora menuju peradaban berkelanjutan.
Bagi LKSA Nurul Husna Jember, keberhasilan sebuah gerakan sosial tidak hanya tercermin dari luasnya jaringan organisasi, tetapi juga dari sejauh mana kehadirannya mampu menjangkau kelompok rentan dan menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.
Amanah Baru, Harapan Baru
Keluarga besar LKSA (MCC) Nurul Husna Jember menyampaikan selamat dan sukses atas terpilihnya Dr. Arin Setiyowati, S.H.I., M.A., sebagai Ketua Umum PWNA Jawa Timur periode 2026–2030.
Semoga amanah kepemimpinan ini menjadi jalan pengabdian untuk menghadirkan gerakan perempuan muda yang semakin progresif, inklusif, dan responsif terhadap persoalan sosial.
Lebih dari itu, LKSA Nurul Husna Jember berharap Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur terus menjadi ruang tumbuh bagi perempuan-perempuan penggerak perubahan, sekaligus mitra strategis dalam memperjuangkan masa depan anak-anak yang lebih aman, bermartabat, dan berkeadilan.
Sebab, kemajuan sebuah peradaban tidak hanya ditentukan oleh lahirnya pemimpin-pemimpin hebat, tetapi juga oleh sejauh mana kepemimpinan tersebut mampu memastikan setiap perempuan berdaya, setiap keluarga terlindungi dan setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh serta meraih masa depannya.